Sunday, 25 August, 2019

Bakteri Di Dalam Mobil Dapat Menyebabkan Keracunan


Bakteri Di Dalam Mobil Dapat Menyebabkan Keracunan

Anda mungkin melihat mobil yang anda miliki sebagai salah satu barang yang selalu anda jaga kebersihannya terutama pada bagian dalam mobil. Padahal mobil sesungguhnya jauh lebih kotor daripada yang kita duga.

Titik terkotor pada mobil adalah pada abgian kemudi. Kemudi mobil adalah sarang dari kuman yang berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya yang menggunakan mobil tersebut setiap harinya.

Bahkan jika anda membersihkan interior mobil di salon dan mencuci bagian luar mobil akan tetapi bagian kemudi menjadi bagian yang sering terlewatkan untuk dibersihkan.

Bakteri Di Dalam Mobil Dapat Menyebabkan Keracunan

CarRentals.com melakukan survei survei kepada 1.000 orang pengguna mobil di Amerika Serikat menemukan bahwa 32 persen orang membersihkan mobil yang mereka miliki sekali dalam setahun. Bahkan, 12 persen orang tidak pernah membersihkan mobil yang mereka miliki.

Terdapat sekitar 700 bakteri hidup didalam mobil. Bakteri tersebut dapat sangat berbahaya terutama jika bagi penumpang yang sering mengonsumsi makanan didalam mobil.

CarRentals meneliti lebih lanjut mengenai rata-rata jumlah bakteri per sentimeter persegi. Mereka mengungkapkan bahwa rata-rata bagian kemudi memiliki 629 unit pembentuk bakteri atau CFU per sentimeter persegi. Angka tersebut membuat, bagian kemudi mobil lebih kotor dari kursi toilet sebesar 172 CFU, layar ponsel sebesar 100 CFU dan tombol lift umum sebesar 313 CFU.

Tombol lift merupakan salah satu dibagian sekian banyaknya area atau barang yang sangat kotor dan dianjurkan untuk mencuci tangan setelah menyentuh tombol lift.

Pegangan gelas juga tidak lebih kotor dibandingkan kemudi mobil dengan rata-rata berada di angka 560 CFU. Sementara itu sabuk pengaman, menempati peringkat ketiga diikuti oleh pegangan pintu di posisi keempat terkotor.

Menurut studi yang diumumkan Biofulling pada 2014, Staphylococcus merupakan salah satu bakteri yang paling sering di temui di dalam mobil. Hal ini menjadi perhatian khusus karena bakteri tersebut dapat menyebabkan keracunan makanan hingga infeksi kulit dan MRSA.

Oleh karena itu, perhatikanlah kebersihan moil termasuk juga bagian terkecil yang mungkin dapat anda lewatkan.