Thursday, 17 October, 2019

Beberapa Bandara DI Kalimantan Barat Hentikan Penerbangan Karena Kabut Asap


Beberapa Bandara DI Kalimantan Barat Hentikan Penerbangan Karena Kabut Asap

PT Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat memutuskan untuk menghentikan semua jadwal penerbangan pesawat dikarenakan kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Pekatnya kabut asap menyebabkan jarak pandang menjadu kurang dari seribu meter yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Plt Kepala Divisi Operasional Bandara Internasional Supadio, Andry Felani menjelaskan bahwa pembatalan penerbangan tersebut meurpakan yang terparah yang pernah dilakukan oleh PT Angkasa Pura II.

Dirinya menjelaskan bahwa penghentian penerbangan dikarenakan jarak pandang yang kurang dari 1.000 meter. “Hingga pukul 15.32 WIB itu hanya sekitar 900 meter. Sedangkan pada sore hari jarak pandang adalah 2.300 meter,” jelasnya.

Beberapa Bandara DI Kalimantan Barat Hentikan Penerbangan Karena Kabut Asap

Menurut Andry, ada belasan penerbangan yang harus dibatalkan karena kabut asap yang sempat menutupi runway bandara. Andry menilai bahwa pembatalan kali ini adalah yang terparah ketika kabut asap melanda Kalimantan Barat tahun ini.

“Pada minggu pagi, ada beberapa pesawat yang dapat mendarat ataupun berangkat akan tetapi kami memutuskan untuk membatalkan beberapa penerbangan karena jarak pandang yang semakin memburuk hingga mencapai 1.000 meter,” lanjutnya.

Kondisi yang sama juga melanda Bandara Pangsuma yang berada di Kapuas Hulu. Kabut asap menyebabkan aktivitas penerbangan di Bandara Pangsuma dibatalkan.

“Untuk saat ini tidak ada kendala lain, penerbangan dari dan ke Bandara Pangsuma telah dibatalkan karena kabut asap,” jelas Kepala Bandara Pangsuma Putussibau, Hery Azari Batubara.

Menurutnya, otoritas bandara menghentikan sementara kegiatan penerbangan untuk memastikan keselamatan penerbangan dan penumpang. Kegiatan penerbangan akan dilakukan kembali ketika kabut asap telah mulai membaik dan aman untuk penerbangan.

Di bandara Pangsuma terdaspat dua maskapai yang melayani penerbangan yaitu Wings Air dan Nam Air. Kabut asap ini membuat kedua maskapai harus menghentikan layanan penerbangan mereka untuk berbagai rute seperti Putussibau – Pontianak dan sebaliknya.