Thursday, 17 October, 2019

Dovizioso Pilih Fokus Pada Alex Rins Daripada Marquez


Dovizioso Pilih Fokus Pada Alex Rins Daripada Marquez

Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso mengakui bahwa dirinya sudah sulit untuk mengejar Marc Marquez pada perebutan juara dunia MotoGP 2019. Pembalap yang dikenal dengan sebutan Dovi tersebut memilih untuk menjaga posisi kedua yang dimilikinya dari ancaman pembalap Suzuki yang tengah naik daun, Alex Rins.

Marquez sejauh ini telah unggul 98 poin dari Dovizioso setelah berhasil keluar sebagai juara MotoGP Aragon 2019. Dengan hanya menyisakan lima balapan, Marquez sudah didepan juara ketujuhnya sepanjang karier di balap motor.

Bahkan, Marquez dapat mengunci gelar juara jika dapat mendapatkan dua poin lebih banyak dibandingkan Dovizioso pada seri balapan berikutnya yaitu MotoGP Thailand pada bulan depan. Situasi sulit ini disadari oleh Dovizioso.

Dovizioso Pilih Fokus Pada Alex Rins Daripada Marquez

Walaupun begitu, pembalap Italia tersebut dipastikan tidak akan membalap asal-asalan karena dirinya masih memiliki tugas untuk mengamankan posisi kedua yang ditempatinya saat ini.

“Walaupun Marc sudah sangat sulit untuk dikejar, saya masih harus mengamankan poin sebanyak mungkin di balapan yang tersisa karean Alex Rins dapat saja mengancam posisi kedua yang sana tempati saat ini,” kata Dovi.

“Seri luar Eropa merupakan seri yang sering berakhir dengan bagus untuk Ducati dan naik podium tentunya suatu hal yang sangat bagus. Kami akan tetapi fokus dan berusaha untuk naik podium pada seri yang tersisa,” lanjutnya.

Saat ini Alex Rins menempati posisi ke-3 dengan hanya terpaut 46 poin dari Dovizioso. Dengan ketatnya persaingan pada musim ini, segala hal tentunya masih dapat terjadi.

Secara keseluruhan, Dovizioso mengaku telah puas dengan apa yang ditorehkannya pada seri Aragon. Dirinya berhasil naik podium kedua setelah harus memulai balapan dari posisi ke-10.

“Saya melakukan start yang bagus tetapi saya dihalangi dan tidak dapat memperbaiki posisi. Bahkan, saya sempat kehilangan posisi beberapa kali. Kemudian Rins dan Franco Morbidelli melakukan kesalahan yang menjadi pintu gerbang untuk saya mengunci podium kedua,” jelas Dovizioso.

“Sejak saat itu saya cukup mengendalikan balapan. Saya tidak memacu motor hingga maksimal dan saya tidak memaksakan ban belakang untuk bekerja secara berlebihan. Saya bisa membalap dengan konsisten dan dengan sulitnya memperbaiki posisi saat ini tentunya balapan Aragon menjadi sangat memuaskan,” tutup Dovizioso.