Tuesday, 17 September, 2019

Gubernur Jawa Tengah Dukung Anggota DPRD Untuk Optimalkan Penggunaan Medsos


Gubernur Jawa Tengah Dukung Anggota DPRD Untuk Optimalkan Penggunaan Medsos

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong semua anggota DPRD Jawa Tengah dapat memanfaatkan penggunaan medsos secara optimal. Masing-masing anggota DPRD diminta untuk membuat akun medsos seperti Twitter, Facebook dan Instagram.

“Dengan kanal tersebut, masyarakat akan lebih mudah berkomunikasi secara langsung untuk menyampaikan masukan, saran, harapan dan keluhan terhadap program perencanaan pembangunan dan kinerja dari SKPD di Jawa Tengah,” tegasnya.

Hal ini penting dilakukan supaya publik daapt mengetahui kinerja dari anggota parlemen yang mereka pilih dan pelayanan pengaduan atau usulan masyarakat tidak lagi disampaikan secara konvensional.

“Saya sangat mendukung upaya untuk mewujudkan parlemen yang modern karena di sukai atau tidak, zaman ini telah berubah dan semua menuntut perubahan untuk mendisrupsi diri mereka atau lembaga,” katanya ketika menghadiri pelantikan 120 anggota DPRD Jateng untuk periode 2019-2024 di ruang paripurna DPRD Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Dukung Anggota DPRD Untuk Optimalkan Penggunaan Medsos

Selain itu, menurut Ganjar, DPRD membutuhkan website sesuai dengan kemajuan dari teknologi sehingga memudahkan masyrakat untuk dapat mengawasi dan menyampaikan masukan.

“Kalau boleh saya usul, Setwan DPRD Jateng memiliki website khusus. Didalamnya dapat ditampilkan para anggota DPRD dan dilengkapi dengan laporan kinerja dari masing-masing anggota sehingga masyarakat dapat dengan mudah terlibat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ganjar mengucapkan selamat kepada para anggota DPRD Jateng yang telah dilantik. Ganjar berharap mereka yang dilantik untuk periode 2019-2024 dapat langsung bekerja dan membantu pemerintah Jawa Tengah mewujudkan program dari pemerintah daerah Jawa Tengah.

“Ada banyak hal yang kami harapkan, termasuk problem ideologis, pengurangan angka kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, pemberantasan korupsi hingga reformasi birokrasi. Saya mohon kerjasama supaya semua program dari pemerintah daerah dapat berjalan dan sesuai dengan harapan,” katanya.

Dalam hal pemeberantasan korupsi, Ganjar juga mendorong DPRD Jateng menjadi contoh sebagai lembaga legislatif pertama yang memiliki 100 persen anggota yang melaporkan LHKPN. Apabila itu dapat dilakukan tidak hanya menjadi contoh nasional akan tetapi juga membuktikan secara nyata dari upaya pemberantasan korupsi di Jawa Tengah benar-benar dilakukan secara serius.

“Saya harap DPRD Jateng yang pertama dapat menjadi parlemen di daerah yang melaporkan LHKPN 100 persen. Kalau bisa bulan depan, para anggota periode 2019-2024 sudah melaporkan LHKPN tersebut,” tutupnya.

Selain upacara pelantikan, dalam acara tersebut juga dilakukan adalah penunjukan ketua dan wakil ketua DPRD Jawa Tengah sementara yang dimana akan menjabat hingga ketua dan wakil ketua DPRD definitif terpilih. Untuk ketua dan wakil ketua sementara adalah Bambang Kusriyanto dari Fraksi PDI-P dan Sukirman dari PKB.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut adalah pejabat penting di Jawa Tengah seperti Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Kapolda Jawa Tengah, Pangdam Brawijaya dan jajaran forkompimda.