Wednesday, 20 November, 2019

Pelatih Giampaolo Rubah Strategi Untuk Memaksimalkan Piatek


Pelatih Giampaolo Rubah Strategi Untuk Memaksimalkan Piatek

Tumpulnya penyerang andalan AC Milan, Krzysztof Piatek membuat pelatih Marco Giampaolo berencana untuk mengubah strategi sehingga dapat membuat penyerang tersebut kembali produktif.

AC Milan dibawah Giampaolo menampilkan permainan dengan gaya baru pada Liga Italia 2019-2020.

Setelah pada musim 2018-2019 dibawah komando Gennaro Gattuso dengan menggunakan 4-3-3, AC Milan dibawah Giampaolo menggunakan formasi 4-3-1-2. Akan tetapi penggantian formasi ini tidaklah membawa I Rossoneri kembali ke permainan terbaiknya.

Pada laga pertama menghadapi Udinese, AC Milan menelan kekalahan tipis 0-1 dan pada laga kedua berhasil mengalahkan tim promosi, Brescia akan tetapi dengan skor tipis 1-0.

Pelatih Giampaolo Rubah Strategi Untuk Memaksimalkan Piatek

Hasilnya, Milan tercecer ke peringkat 11. Dari dua laga tersebut, striker utama Milan, Krzysztof Piatek menjadi sorotan karena striker andalan AC Milan tersebut digadang-gadang akan menjadi salah satu striker tertajam di Serie A musim ini. Namun, hal sebaliknya terjadi karena sang pemain tidak dapat mencetak gol sama sekali.

Hal ini membuat Giampaolo mulai berpikir untuk melakukan perubahan strategi di lini depan untuk membantu Piatek mendapatkan ketajamannya kembali.

Pelatih asal Italia tersebut berencana untuk menggeser Piatek lebih maju lagi ke posisi lebih dekat dengan area penalti.

Giampaolo ingin Piatek lebih menjadi seorang poacher atau pendulang gol. Poacher sendiri adalah tipikal striker yang berkeliaran di dalam area kotak penalti lawan untuk membuka ruang bagi dirinya sendiri.

Untuk menunjang tugas tersebut, Piatek merupakan striker yang memiliki kecepatan, pergerakan tanpa bola dan teknik menggiring bola yang bagus sehingga cocok untuk peran tersebut.

Catatan gol Piatek sesungguhnya cukup bagus sebelum diakuisisi oleh Milan pada pertengahan musim lalu. Penyerang asal Polandia tersebut berhasil mengumpulkan 13 gol dari 19 pertandingan ketika memperkuat Genoa di Liga Italia pada paruh pertama musim lalu.

Menurunnya produktivitas Piatek kembali di kaitkan dengan kutukan nomor 9 di AC Milan yang melanda beberapa pemain seperti Gonzalo Higuain. Padahal di awal kedatangannya ke San Siro, penyerang berusia 24 tahun tersebut menggunakan jersey nomor 19.